Top Menu

Recent Posts

3/recentposts
[recent]

Comments

3/recentcomments

Advertise

Ad Banner

Random Posts

3/randomposts

Recent

3/recentposts

Lambang Gerakan Pramuka

Lambang selalu identik dengan branding suatu organisasi maupun komunitas. Nah, begitu juga halnya dengan Gerakan Pramuka. Organisasi ini berdiri dengan branding yang sangat rapi. Semua hal yang menyangkut dengan atribut diantaranya bandera, panji, himne dan mars, pakaian seragam, lencana, hingga lambang sudah di atur sedemikian rupa di dalam Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka.

Bendera Gerakan Pramuka berkibar saat pelaksanaan
Perkemahan Wirakarya Nasional Tahun 2010
di Seulawah Scout Camp, Aceh.
Berdasarkan Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka Hasil Munaslub Gerakan Pramuka Tahun 2012 menyatakan Lambang Gerakan Pramuka adalah tunas kelapa. Tunas kelapa memiliki makna bahwa setiap anggota Gerakan Pramuka hendaknya berguna, seperti kegunaan seluruh bagian pohon kelapa. Lambang tunas kelapa itu digunakan pada berbagai alat dan tanda pengenal dalam Gerakan Pramuka.

Sementara warna lambang tunas kelapa disesuaikan dengan penggunaannya. Misalnya untuk penggunaan pada kop surat atau stempel maka penggunaan lambang tunas kelapa berwarna hitam. Sementara penggunaan pada Bendera Gerakan Pramuka lambangnya berwarna merah dengan posisi di tengah menghadap kearah tiang bendera. Penggunaan lambang tunas kelapa dipergunakan juga pada Panji, Papan Nama Kwartir/Satuan, Kartu Tanda Pengenal, serta alat administrasi lainnya.

Nah, lambang Gerakan Pramuka  pertama kali diperkenalkan oleh Soeharto pada tanggal 14 Agustus 1961. Saat itu, Presiden Republik Indonesia Ir. Soekarno menganugrahi Panji Gerakan Pendidikan Kepanduan Nasional Indonesia kepada Gerakan Pramuka. Hal ini sebagaimana dicantumkan didalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 448 Tahun 1961.

Pencipta Lambang Gerakan Pramuka adalah Soenardjo Atmodipuro, seorang Pembina Pramuka yang memiliki pekerjaan sebagai pegawai di Departemen Pertanian. Sunardjo Atmodipuro lahir di Blora pada 29 Februari 1909 dan meninggal pada 31 Mei 1979.

Penggunaan tunas kelapa sebagai Lambang Gerakan Pramuka memiliki makna kiasan yang mendalam. Bahkan lambang Gerakan Pramuka ini menjadi salah satu materi dalam Syarat-syarat Kecakapan Umum bagi peserta didik.


Berikut makna kiasan tunas kelapa sebagai Lambang Gerakan Pramuka:
Lambang Gerakan Pramuka
berupa tunas kelapa.
  1. Buah kelapa dalam keadaan tumbuh dinamakan cikal. Penamaan cikal mengandung arti bahwa setiap anggota gerakan pramuka merupakan inti atau penerus kelangsungan hidup bangsa dalam mengisi kemerdekaan.
  2. Buah kelapa bisa bertahan lama dalam berbagai macam keadaan. mengkiaskan bahwa setiap anggota Gerakan Pramuka memiliki jasmani yang sehat dan kuat dalam mengabdi kepada bangsa serta memiliki tekad yang besar dalam menghadapi tantangan hidup
  3. Buah kelapa dapat hidup dan tumbuh dalam berbagai jenis tanah. Artinya setiap anggota Gerakan Pramuka dapat hidup dalam masyarakat dimanapun berada dan dapat beradaptasi dalam keadaan bagaimanapun juga.
  4. Pohon Kelapa tumbuh lurus dan tinggi ke atas. Artinya setiap anggota Gerakan Pramuka harus memiliki cita-cita yang tinggi serta pandangan hidupnya yang kokoh dan mulia.
  5. Akar pohon kelapa sangat kuat. Artinya setiap anggota Gerakan Pramuka memiliki tekat dan berpegang teguh pada landasan yang kuat dan benar
  6. Pohon kelapa serba guna. Artinya setiap anggota Gerakan Pramuka harus berguna bagi bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta mengabdikan diri bagi masyarakat.


Nah, kiasan tunas kelapa tersebut menggambarkan kegunaan dan fungsi yang komplek. Sehingga di harapkan setiap anggota Gerakan Pramuka dapat berguna bagi masyarakat, bangsa dan Negara Indonesia. 

Share this:

Posting Komentar

 
Designed By OddThemes | Distributed By Gooyaabi Templates